TASIKMALAYA – Rangkaian kegiatan Sekolah Islam & Gender (SIG) ke-V yang diselenggarakan oleh PK KOPRI INU Tasikmalaya dan PK PMII INU Tasikmalaya resmi berakhir pada Minggu, 26 Juli 2026 di Kampus II INU (Dokar).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 24 hingga 26 Juli 2026 ini, mengusung tema "Menata Nalar Aswaja Menuju Harmonisasi Arus Baru Gerakan Gender yang Setara". Agenda ini dirancang sebagai ruang belajar, refleksi, serta penguatan nalar keislaman dan keadilan gender bagi para kader.
Pada acara penutupan, Ketua KOPRI INUTAS, Siti Maryam, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta dan panitia yang telah mengawal jalannya kegiatan hingga selesai. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya keberlanjutan proses pasca-kegiatan.
"Sekolah Islam dan Gender ini bukan sekadar ruang diskusi teoretis, melainkan pijakan awal untuk beraksi. Saya berharap seluruh peserta tidak berhenti pada ruang kelas ini, tetapi mampu mengimplementasikan nilai-nilai Aswaja, pemahaman gender, serta wawasan yang telah didapatkan ke dalam kehidupan bermasyarakat dan gerakan organisasi sehari-hari," tegas Ketua KOPRI INUTAS.
Dengan berakhirnya SIG ke-V ini, diharapkan para peserta dapat membawa dampak positif serta memperkuat komitmen dalam membangun gerakan yang inklusif, setara, dan berkeadilan gender di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.