Tasikmalaya – Pengurus Komisariat Korps PMII Putri (KOPRI) Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya menyelenggarakan Kajian Up Skill dan Protokoler bertajuk "Basic MC & Fundamental Public Speaking" pada Rabu, 3 Juni 2026 pukul 15.00 WIB di Kampus INU Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi salah satu program pengembangan kapasitas kader dalam meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dan memahami dasar-dasar keprotokoleran.

Kajian menghadirkan Sahabati Wipa Aryandin Parhatus Sa'adah, Ketua Komisariat PMII INU Tasikmalaya, sebagai pemantik materi. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa kemampuan public speaking merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap kader organisasi. Tidak hanya sebagai bekal menjadi Master of Ceremony (MC), kemampuan komunikasi yang baik juga menjadi penunjang dalam kepemimpinan, penyampaian gagasan, serta membangun kepercayaan diri di berbagai forum.

Materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar menjadi MC, teknik vokal, pengaturan intonasi, penyusunan naskah acara, etika keprotokoleran, hingga cara membangun komunikasi yang efektif dengan audiens. Peserta juga diajak memahami pentingnya persiapan sebelum tampil serta bagaimana menjaga sikap profesional dalam setiap pelaksanaan kegiatan organisasi.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman sekaligus memperdalam pemahaman mengenai praktik public speaking yang baik dan benar. Melalui suasana belajar yang komunikatif, peserta didorong untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi diri.

Melalui kajian ini, KOPRI INU Tasikmalaya berharap dapat melahirkan kader-kader perempuan yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga terampil dalam berkomunikasi, percaya diri tampil di ruang publik, serta siap menjalankan berbagai peran kepemimpinan di lingkungan organisasi maupun masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen KOPRI dalam membangun kualitas kader yang adaptif, progresif, dan berdaya saing.